30 December 2013

Sahabat terakhir Rasulullah S.A.W masih hidup sampai sekarang di Jordan?

Percaya atau tidak?, terserah kepada pembaca..

Pohon ini sudah berumur ribuan tahun, namun dengan izin Allah, pohon ini masih hidup dan berbuah hingga kehari ini.

Digelar sebagai Pohon Nabi kerana pohon ini dikatakan pernah Rasulullah SAW dari panas terik matahari.

Pohon ini sudah berumur ribuan tahun, namun dengan izin Allah, pohon ini masih hidup dan berbuah hingga kehari ini.

Kewujudannya menjadi bukti kenabian dan kerasulan Rasulullah SAW dan menjadi pengingatan, kenangan dan bukti sejarah masa lalu serta menjadi tanda kebesaran Allah yang Maha Agung.

Dulu ketika Rasulullah SAW melakukan perjalanan menuju Syam bersama Maisarah (pembantu Sayyidatuna Khadijah Ra.) untuk berdagang, Rasulullah Saw. pernah berteduh di bawah pohon ini sebelum sampai ke sana.

Pada saat Rasulullah SAW berteduh di bawahnya, dahan dan ranting-ranting pohon ini bergerak menaungi beliau Saw dari panasnya terik matahari.

Seorang rahib (pendeta) yang melihat kejadian ini, lantas mendatangi Maisarah dan menunjukkan kepadanya pohon tempat berteduh Rasulullah SAW itu seraya berkata: “Hanya seorang Nabi saja yang berteduh di bawah pohon itu.”

Lihatlah sampai hari ini pohon tersebut tetap subur walaupun berada di tengah-tengah padang pasir yang kering kerontang serta tiada tumbuhan yang hidup sepertinya.

Allah Swt. menghidupkannya dengan kehendakNya.

TAHUKAH ANDA APAKAH POHON INI ?

✔ Inilah pohon yang memahami cinta buat Nabinya Muhammad SAW صلى الله عليه وسلم. Pohon yang diberkati.

✔ Sehingga sekarang pokok ini masih hidup lagi di Jordan. Sebab itu ianya digelar “the only living sahabi” atau “sahabat Nabi yang masih hidup”. Sedikit sejarah mengenainya…

✔ Ketika Rasulullah صلى الله عليه وسلم keluar ke Syam bersama Maisarah -pekerja Sayyidatuna Khadijah ra- untuk berniaga, Baginda صلى الله عليه وسلم pernah berteduh di bawah pohon ini sebelum sampai ke sana.

✔ Semasa Baginda صلى الله عليه وسلم berteduh di bawahnya, dahan dan ranting² pohon ini bergerak menaungi Baginda صلى الله عليه وسلم daripada cahaya matahari.

✔ Seorang paderi yang melihat kejadian ini datang bertemu Maisarah & menunjukkan kepadanya pohon tempat teduhan Rasulullah صلى الله عليه وسلم itu dengan berkata: “Hanya seorang Nabi sahaja yang berteduh di bawah pohon ini.”

✔ Pohon ini terletak di tengah padang pasir bernama Buqa’awiyya di negara Jordan. Dari segi geografi, ia berdekatan dengan kota Bosra di Syria.

Sebagaimana kita tahu, Rasulullah S.A.W 2 kali tiba di Bosra

1. Ketika bersama bapa saudaranya Abi Talib sewaktu berumur 12 tahun & bertemu dengan Rahib Buhaira dan terserlah tanda kerasulan baginda di belakang bahu sepertimana tercatat dalam kitab injil tentang tanda kerasulan nabi akhir zaman.

2. kali kedua rasulullah ke bosra membawa barang dagangan Saidatina Khadijah.

Apa yg menarik..selepas dari tanah Tabuk hingga ke Bosra sejauh lebih 500km..kita tidak akan berjumpa dengan pokok seumpama di atas.

Lihatlah sampai hari ini ia tetap subur walaupun berada di tengah² padang pasir yang kering kontang. Tiada tumbuhan hidup sepertinya. ALLAH menghidupkannya dengan kehendak-NYA jua, ALLAHU ALLAH.

✔ Dan di dalam foto ini juga, Habib Umar Benhafidz seorang daripada keturunan Rasulullah صلى الله عليه وسلم menziarahi pohon di mana Datuknya – Rasulullah صلى الله عليه وسلم- pernah berada di situ.

SubhanAllah... -OhDunia!

No comments:

Post a Comment

Agama purba wujud kerana adanya kontrak sosial, apa kaitannya dengan hapus hutang lapuk?

SEJARAH panjang amalan hutang dan batal hutang lapuk ( bad debt ) dalam tamadun purba Mesopotamia & Mesir (tahun 3000 ~ 1000 S.M) dulu. ...

Disqus